Tinjauan Umum Knock-Off Mobile Phone

Perkembangan Knock-Off Mobile Phone

Knock-off smartphone merupakan istilah yang digunakan untuk handset yang diproduksi di China, Peru, Mexico dan Taiwan yang merupakan produk imitasi dari salah satu merek smartphone.  Misalnya “Nokla” sebagai produk imitasi dari “Nokia”, lalu “LC” yang mengimitasi “LG”.  Selain itu terdapat SCI-Phone, iOrange dan GooPhone yang merupakan knock-off dari produk iOS serta Ophone OS yang merupakan produk knock-off untuk Android.

Examiner tidak bisa mengabaikan keberadaan knock-off smartphone yang ada di pasaran.  Saat ini diperkirakan 30% dari total smartphone secara global terdiri atas knock-off.  Tahun lalu bahkan terdapat 800 juta knock-off smartphone diproduksi secara global.  Sehingga hanya masalah waktu seorang examiner akan mendapatkan knock-off smartphone untuk diproses.

Umumnya, perangkat knock-off menggunakan chip MediaTek (MTK), Spreadtrum, Infineo atau Mstar.  Chipset MTK dan Spreadtrum paling banyak digunakan oleh knock-off smartphone dan banyak mobile phone forensic tool dan mendukung kedua jenis chipset tersebut.  Infineo termasuk jarang ditemukan, sedangkan Mstar lebih banyak digunakan untuk knock-off BlackBerry.  Saat ini, tidak ada forensic tools yang mendukung handset dengan chipset Mstar, sehingga satu-satunya cara untuk mengekstrak data adalah JTAG atau Chip-Off.

Ciri khas Knock-Off Phone

Beberapa knock-off phone tidak mudah untuk dideteksi (dibedakan dengan aslinya).  Sebagai contoh, GooPhone akan tampak persis seperti iPhone 5. Sehingga konsumen dapat terkecoh dan menyangka bahwa mereka telah membeli smartphone yang asli.

Figur 11- 1: Knock-Off Phone

Beberapa ciri khas dari keberadaan knock-off phone:

  1. Penamaan (merek) yang salah. Misalnya ‘Nokla” hingga sekilas tampak seperti “Nokia”;
  2. Kabel yang digunakan tidak tepat. Misalnya SCI-Phone yang tampak seperti iPhone 3GS menggunakan miniUSB dan bukan kabel standar untuk iPhone;
  3. Handset tersebut mungkin membutuhkan stylus dan atau antenna;
  4. Handset menggunakan dua slot atau lebih SIM card;
  5. Material yand digunakan kelihatan tidak berkualitas, berat terlalu ringan.

Website http://www.spotafakephone.com/ merupakan salah satu referensi yang dapat digunakan untuk membahas keberadaan knock-off phone.